kematian seorang pramugari thailandBerita Pramugari 

Kematian Seorang Pramugari Thailand Karena Digigit Nyamuk

Berita mencengangkan dari dunia penerbangan, seorang pramugari asal Thailand dikabarkan telah meninggal dunia karena digigit nyamuk. Pramugari tersebut mengalami gagal organ setelah digigit nyamuk dan meninggal dunia. Kematian seorang pramugari Thailand ini juga banyak diberitakan di internet.

kematia seorang pramugari thailand

Nyamuk apakah yang menyebabkan kematian seorang pramugari Thailand ini. Dikutip dari detik health ternyata nyamuk jenis DBD yang telah mengigit pramugari bernama Apitchaya Jareondee (25). Setelah gigitan nyamuk tersebut dia mengalami demam tinggi dan sakit kepala parah. Keluarganya pun segera melarikannya ke rumah sakit dan dokter mendiagnosisnya terinfeksi demam dengue.

Sayangnya, sakit demam dengue itu menyebabkan kondisi yang semakin serius, seperti perdarahan internal, syok, dan berbagai kegagalan organ. Hanya berselang tiga hari, nyawa Apitchaya tak bisa tertolong lagi.

Info Lainnya  Rincian Biaya PSPP Penerbangan 2018/2019

Tentu saja hal ini menyisakan kesedihan yang mendalam bagi keluarga yang ditinggalkan tidak terkecuali kekasihnya.

“Selamanya kehilangan separuh hidupku, tetapi masih ada banyak kata yang belum diceritakan kepadamu. Aku hanya dapat bertemu dalam mimpi denganmu di masa depan,” tulisnya di media sosial.

Demam dengue merupakan salah satu penyakit infeksi akut yang ditularkan oleh nyamuk. Penyakit ini biasa terjadi di daerah tropis dan subtropis, seperti negara-negara Asia Tenggara.

Gejalanya meliputi, nyeri tulang, demam tinggi, sakit kepala parah, nyeri otot dan persendian, mual, muntah, pembengkakan kelenjar getah bening, dan ruam. Komplikasi yang disebabkan oleh demam berdarah parah meliputi kegagalan organ dan kematian.

Info Lainnya  Terbaru Biaya Sekolah Pramugari 2019 / 2020

Semoga berita kematian seorang pramugari Thailand ini bisa membuat kita lebih waspada menghadapi gigitan nyamuk. Karena jika nyamuk DBD yang menggigit bisa berakibat fatal.

 

Related posts

Leave a Comment

1
Hai,
Mau tanya tentang apa?
Powered by
%d blogger menyukai ini: