Kesehatan 

Pura Taman Sari Bali Gelar Kesehatan Gratis, Wujud Tri Hita Karana

Piodalan di Pura Taman Sari Berbeda, Ada Layanan Kesehatan Gratis

Pelaksanaan piodalan di Pura Taman Sari, Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Buleleng, Bali, tampak berbeda dari biasanya. Selain kegiatan keagamaan yang rutin dilakukan, prajuru pura mengadakan pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat dan pengayah. Kegiatan ini digelar pada Minggu, 2 November 2025.

Kelian Pura Taman Sari, Ketut Windu Saputra, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk perhatian terhadap kesehatan para pengayah. Menurutnya, selama dua pekan terakhir, para pengayah sedang melakukan persiapan untuk upacara Pujawali Pedudusan Alit.

“Setiap piodalan, selalu ada orang yang ngayah. Penting untuk memperhatikan kesehatan mereka karena sejak akhir Oktober sudah aktif mempersiapkan upacara,” ujarnya.

Pelayanan kesehatan gratis itu digelar dengan bekerja sama dengan salah satu rumah sakit swasta dan yayasan kesehatan. Windu menambahkan bahwa sebagian besar pengayah memiliki usia di atas 50 tahun. Cuaca yang panas dan hujan bergantian selama persiapan upacara berpotensi menurunkan kondisi fisik mereka.

“Kegiatan ini merupakan wujud implementasi Tri Hita Karana, khususnya hubungan antar sesama manusia. Kami ingin memastikan para pengayah tetap sehat selama rangkaian piodalan,” jelasnya.

Adapun puncak upacara dijadwalkan berlangsung pada Rabu (5 November 2025). Windu menekankan pentingnya menjaga kesehatan para pengayah agar dapat menjalani prosesi piodalan dengan lancar dan tanpa kendala.

Tujuan Pelayanan Kesehatan Gratis

Beberapa alasan utama diadakannya layanan kesehatan gratis ini adalah:

  • Meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan
  • Memastikan para pengayah dalam kondisi sehat saat melaksanakan tugasnya
  • Memberikan akses layanan kesehatan yang lebih mudah dan murah bagi masyarakat sekitar

Layanan kesehatan ini mencakup pemeriksaan kesehatan umum, seperti tekanan darah, gula darah, dan lainnya. Selain itu, tersedia juga konsultasi kesehatan serta pengobatan ringan bagi yang membutuhkan.

Peran Pengayah dalam Upacara Piodalan

Pengayah memiliki peran penting dalam pelaksanaan piodalan. Mereka bertugas untuk membantu dalam berbagai prosesi upacara, mulai dari persiapan banten hingga pelaksanaan ritual. Kondisi fisik yang baik sangat diperlukan agar mereka dapat menjalankan tugas dengan maksimal.

Banyak pengayah yang telah lama berpartisipasi dalam piodalan dan memiliki pengalaman yang cukup. Namun, karena usia mereka yang rata-rata di atas 50 tahun, maka perlu adanya perhatian khusus terhadap kesehatan mereka.

Dampak Cuaca terhadap Kesehatan Pengayah

Cuaca yang tidak menentu selama persiapan upacara berdampak langsung pada kesehatan pengayah. Seringkali mereka harus berada di luar ruangan dalam waktu yang lama, baik saat hujan maupun cuaca panas. Hal ini dapat menyebabkan masalah kesehatan seperti demam, flu, atau gangguan pencernaan.

Oleh karena itu, pihak pura berinisiatif memberikan layanan kesehatan gratis sebagai bentuk perlindungan dan dukungan kepada para pengayah.

Keberlanjutan Kegiatan Kesehatan

Windu berharap kegiatan ini dapat menjadi program rutin yang dilaksanakan setiap kali ada piodalan. Ia menilai bahwa kepedulian terhadap kesehatan pengayah adalah hal penting yang perlu diperhatikan.

Selain itu, ia juga berencana untuk melibatkan lebih banyak pihak, seperti organisasi kesehatan dan komunitas lokal, agar layanan kesehatan bisa lebih luas cakupannya.

Kesimpulan

Kegiatan pelayanan kesehatan gratis di Pura Taman Sari menunjukkan bahwa prajuru pura tidak hanya fokus pada aspek spiritual, tetapi juga peduli terhadap kesejahteraan masyarakat sekitar. Dengan adanya layanan ini, diharapkan para pengayah dapat menjalani tugasnya dengan lebih sehat dan optimal.

Related posts

Leave a Comment